Troubleshooting Mobil Pertama

Februari 23, 2009 at 7:46 pm 2 komentar

Baru-baru ini, Jumat (06/02), mobil tidak bisa di-start. Suara raungan ketika di-start terdengar jelas, tapi mobil tidak kunjung hidup. Berkali-kali di-start, tetap saja tak terdengar deru mesin.

Akhirnya, dengan kemampuan terbatas, mulailah troubleshooting mobil pertamaku ini. Beberapa pengecekan awal pun dilakukan, seperti mengecek aki, bensin, platina, busi.

Pengecekan aki. Kemungkinan ini langsung tereliminasi karena mobil tetap bisa di-start walaupun gak bisa menghidupkan mesin. Beberapa waktu yang lalu memang aki sempat soak dan mesin mobil berkali-kali mogok di jalan raya. Otomatis sering minta bantuan Bapak yang cukup mengerti masalah mesin mobil. Bolak-balik dipancing dengan aki mobil. Sampai akhirnya beli aki baru karena waktu itu sudah dekat lebaran.

Pengecekan aliran bensin dengan cara melepas aliran dari pompa bensin ke karburator. Bensin agak tersendat. Ini menambah kemungkinan kerusakan mobil, bisa jadi bensin habis atau ada yang menghambat.

Pengecekan platina. Tidak ada loncatan api di Platina. Biasanya akan terlihat loncatan api di platina jika distribution box dibuka. Ini juga masuk suspect kerusakan mobil.

Ketika dicek kabel businya dengan mencabut kabel busi dan menempelkan ke body, ternyata dari busi juga tidak keluar api. Setelah lengkap pengecekan mobil dan belum ada kemampuan untuk melakukan perbaikan, akhirnya mau tidak mau mulai meminta bantuan ke Bapak yang lumayan tahu banyak tentang mesin. Pengecekan ulang pun dilakukan sampai pada hipotesis koil mobil rusak. Cuma saat itu, koil dibuka terlebih dahulu dan dicek ke mobil lain. Ternyata setelah dipasang pada mobil lain, koil bisa menyalakan mobil.

Dengan asumsi koil tidak rusak, akhirnya ditetapkan tersangka kedua yaitu platina. Suku cadang platina pun dibeli dan kemudian dipasang pada mobil Kijang. Ternyata mobil langsung menyala. Alhamdulillah, platina yang rusak. So, perbaikan mobil jadi tidak terlalu besar.

Setelah mobil ditinggal pergi Bapak, ternyata mobil ngadat lagi dan sepertinya mobil kehabisan bensin. Langsung saja ngebel lagi Bapak karena sebelumnya sempat beli bensin karena sempat ada dugaan kalau bensin sudah mulai habis. Antisipasi jika mobil benar-benar kehabisan bensin. Memang sebelumnya ada perbaikan pelampung bensin sehingga kalibrasi meteran belum ok. Ternyata setelah diisi 5 liter bensin, mobil langsung bisa hidup dan berjalan normal. Sepertinya harus semakin rajin ngoprek mobil. Mumpung mobil masih bisa diobrak-abrik…

About these ads

Entry filed under: My Car. Tags: , , , , , , .

Pembangunan Rumah Bertahap Two Thumbs Up untuk Perpanjangan SIM

2 Komentar Add your own

  • 1. amos  |  Juli 22, 2010 pukul 8:27 pm

    suatu pembelajaran menrik bagi pemula seperti saya. trims

    Thanks telah berkunjung

    Balas
  • 2. jou  |  Mei 16, 2012 pukul 1:19 pm

    keep posting

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Klik !!

  • 104,584 hits

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: