Pernah ke Kebun Raya Bogor ?
Januari 12, 2010 at 6:25 pm 1 komentar
Sebagai orang yang sudah cukup lama tinggal di Bogor, rasanya sudah ratusan kali melewati pinggir Kebun Raya Bogor (KRB), tapi kalau ditanya pernahkah saya masuk ke dalam kebun tersebut ? Mungkin jawaban saya adalah pernah, walaupun hanya beberapa kali. Mungkin dapat dihitung dengan jari.
Ada satu rutinitas baru yang saya lakukan dalam dua tahun terakhir. Sudah dua kali lebaran haji, saya selalu jalan-jalan di kebun raya. Suasana kebun raya masih sangat asri. Banyak pohon yang menjulang tinggi ke atas dan diameternya cukup besar.
Dari lapangan tempat sholat Id, saya melewati jembatan kecil dan menemukan banyak pohon seperti pada gambar 2. Sebelum melewati jembatan pun, banyak terlihat keindahan kolam dengan pohon teratai. Siapa yang mau berteduh di bawah pohon teratai ?
Ada juga bunga teratai yang berwarna putih. Sayang hasil foto kurang memperlihatkan dengan jelas gambar bunganya.
Setelah puas bermain di dekat kolam teratai, perjalanan dilanjutkan. Istirahat sebentar di salah satu tempat duduk sambil menikmati es krim yang dijual cukup murah. Sejuknya pagi seakan tak mau pergi walaupun sang matahari beranjak ke atas. Jalan aspal terlihat lurus seakan tak berujung.
Masih sepi karena hari itu adalah lebaran haji. Biasanya kebun raya akan dipadati pengunjung ketika hari sudah menjelang siang. Entah apa alasan para pengunjung datang ke kebun raya, tapi mungkin salah satunya karena suasana kebun raya yang selalu sejuk sehingga sengatan terik matahari tidak menembus naungan pohon-pohon rindang. Asal jangan main di taman terbuka.
Setelah menyusuri jalan tak berujung, sampailah pada suatu jembatan gantung yang berada di atas sungai Ciliwung. Sungai ini membelah Kebun Raya Bogor menjadi dua bagian besar.
Ketika berada di atas jembatan, saya menyempatkan diri memotret sungai ini.
Setelah menyeberangi jembatan, beberapa view yang dipenuhi dengan pepohonan terlihat sepi. Tak lama kemudian kami sampai ke jalan setapak menuju pinggiran istana Bogor. Istana Bogor akan terlihat jelas setelah menapaki tangga ini. Cukup tinggi juga.
Jika sudah menyusuri tangga ini, ada jalan setapak yang akan mengantarkan kita pada sebuah danau yang sebagian berada di lingkup istana dan sebagian ada di lingkup Kebun Raya. Terlihat foto istana dari view sudut pandang pinggir danau.
Di danau ini, ada banyak teratai yang tumbuh dengan indah.
Beberapa view lainnya yang memperlihatkan keindahan danau yang berada di Kebun Raya Bogor.
Jika sudah bosan lihat pemandangan di Kebun Raya, bisa keluar dari Kebun Raya, tapi lihatlah foto-foto terakhir sebelum keluar taman yang besar ini.
Gerbang kebun raya dilihat dari dalam.
Setelah capek jalan-jalan di kebun raya, akhirnya menyempatkan diri ke toge goreng Pak Raisan.
Entry filed under: Uncategorized. Tags: bogor, danau teratai, gerbang kebun raya, istana bogor, jembatan gantung, kebun, kebun raya, Kebun Raya Bogor, KRB, teratai, teratai putih.
1 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed























1. gandi | April 14, 2010 pada 11:42 pm
mau tanya.. apa benar di kebun raya bogor ada “tulisan leuweung jieunan prabu siliwangi”
Wah saya belum tahu tuh kalau ada tulisan tersebut. Luput dari foto nih…