Pohon Ceri

Juli 7, 2010 at 11:21 am 16 komentar

Rumah merupakan tempat berteduh, tempat bercanda, tempat saling berbagi, tempat istirahat. Rumah menjadi salah satu kebutuhan primer yang harus dipenuhi manusia. Penghuni rumah  akan berusaha membuat suasana rumah senyaman mungkin dengan berbagai cara. Bisa dengan melakukan renovasi rumah, membeli perabotan rumah, atau menghiasi pekarangan rumah dengan tumbuh-tumbuhan. Salah satu yang saya pilih untuk menghiasi rumah adalah menanami beberapa pohon buah di sekitar rumah. Beberapa tanaman sudah ditanami di pekarangan rumah, mulai dari pohon pisang kepok, pohon pisang morosebo, pohon mangga arumanis, dan pohon mangga gedong gincu.

Setelah pekarangan dalam rumah sudah cukup penuh dengan tanaman. Mulailah ekspansi dilakukan ke luar rumah untuk membuat teduh bagian luar rumah. Sebenarnya usaha ini sudah cukup terlambat mengingat keluarga kami sudah menempati rumah tersebut sejak pertengahan tahun 2008. Setidaknya usaha ini dilakukan setelah situasi halaman rumah sudah mulai teduh pohon-pohon tersebut.

Keterlambatan penanaman pohon pada trotoar luar rumah membuat saya berpikir tentang pohon yang cocok ditanam di luar rumah. Kriteria yang harus dipenuhi pohon luar rumah adalah teduh, cepat besar dan rindang. Akhirnya pilihan jatuh pada pohon ceri atau kersen. Beberapa usaha dilakukan untuk menanam pohon ceri di rumah. Sayangnya usaha tersebut selalu gagal karena pohon ceri mengalami kematian setelah ditanam di tanah.

Suatu sore di akhir pekan (21/02), tetangga di sekitar rumah memberikan 3 pohon ceri kepada istri saya. Kebetulan tetangga tahu kalau saya sedang mencari pohon ceri untuk ditanam di sekitar rumah. Saat itu waktu sudah menjelang maghrib. Saya dan istri secepatnya menggali lubang di luar rumah untuk menanam pohon tersebut. Setelah diberi pupuk dan air, pohon ceri ditanam di 3 tempat yang berbeda.

Tiga pohon ceri ini tumbuh dengan pesat, sampai suatu saat ada 1 pohon ceri yang mati karena terinjak anak kecil. Tinggal dua pohon yang bertahan. Pohon ini tumbuh subur sampai sekarang. Ternyata penanaman sore hari juga berdampak pada daya adaptasi pohon terhadap lingkungan. Pada penanaman sebelumnya, pohon ditanam pada siang hari yang sangat panas dan pohon ceri mati dengan sukses. Pohon ceri tidak kuat harus beradaptasi pada lingkungan yang berbeda dengan intensitas cahaya yang tinggi pada saat yang bersamaan. Pada saat penanaman sore hari, pohon ceri beradaptasi dengan lingkungan terlebih dahulu kemudian setelah pagi hari cahaya matahari secara perlahan menyinari pohon ceri dan memberikan intensitas cahaya secara bertahap.

Dua pohon ceri yang masih bertahan semakin menjulang tinggi hanya dalam hitungan bulan saja. Ada satu pohon ceri yang tingginya hampir mencapai 1 meter hanya dalam waktu 4 bulan.  Padahal pohon lain biasanya beradaptasi dengan lambat. Tunas pada pohon ceri menyebar ke semua dahan dan mengalami pertumbuhan secara signifikan.

Beberapa perlakuan yang diberikan adalah :

-         pemotongan ujung-ujung dahan

-         pemberian air yang cukup secara berkala

-         penggemburan tanah

Pemotongan ujung-ujung dahan akan memberikan kemampuan pohon untuk memacu tunas-tunas tumbuh sepanjang dahan sehingga pohon menjadi rindang. Perkembangan ke arah pucuk yang dipotong akan berhenti dan konsentrasi diberikan pada tunas yang lain.

Pemberian air yang cukup akan memenuhi kebutuhan pohon akan air. Jika penanaman dilakukan pada saat musim hujan, maka pertumbuhan pohon akan semakin baik. Kebutuhan air tidak perlu dikhawatirkan lagi.

Penggemburan tanah dilakukan agar air mudah meresap ke dalam tanah dan memperbesar pori-pori tanah. Air dapat diserap oleh akar dengan segera.

Berikut adalah beberapa cuplikan foto dari pohon ceri yang sedang tumbuh kembang.

Ceri Pertama

Pengambilan foto beberapa hari setelah ditanam

Gambar 1 - Pohon ceri beberapa hari setelah penanaman

Pengambilan foto setelah dua bulan dari penanaman dan pohon telah dipindah beberapa meter dari penanaman pertama.

Gambar 2 - Dua bulan setelah penanaman

Gambar 3 - Dua bulan setelah penanaman (2)

Foto diambil menjelang bulan ketiga setelah penanaman di tanah.

Gambar 4 - Tiga bulan setelah penanaman

Gambar 5 - Tiga bulan setelah penanaman (2)

Gambar 6 - Tiga bulan setelah penanaman (3)

Menjelang bulan kelima, dahan terlihat mulai menjulang.

Gambar 7 - Lima bulan setelah penanaman

Gambar 8 - Lima bulan setelah penanaman (2)

Ceri kedua

Pengambilan foto beberapa hari setelah ditanam

Gambar 9 - Beberapa hari setelah penanaman

Pengambilan foto setelah dua bulan dari penanaman.

Gambar 10 - Dua bulan setelah penanaman

Gambar 11 - Dua bulan setelah penanaman (2)

Lima bulan sejak penanaman.

Gambar 12 - Lima bulan sejak penanaman

Gambar 13 - Lima bulan sejak penanaman (2)

Menanam pohon di sekeliling rumah dapat meneduhkan rumah dan juga membuat udara menjadi lebih bersih. Semoga semakin kerasan setelah menanam pohon di sekitar rumah. Selamat menanam…

About these ads

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , , , , , .

Honda Karisma X di Teras Rumah… Papa, Kenapa Kerja ?

16 Komentar Add your own

  • 1. hanz  |  Juli 8, 2010 pukul 10:17 am

    wkwkwk…mudah2an tumbuh sesuai yang di harapkan..
    harusnya sih pertumbuhannya cepet dan cukup rindang pohon nya..

    Iya.. Saya lihat pertumbuhannya cepat. Apalagi setelah dahannya semakin besar, pertumbuhan ke atas cepat sekali…

    Balas
  • 2. Raden Mas Suprapto  |  Juli 10, 2010 pukul 3:56 pm

    Pohon ini cepat sekali tumbuh besar dan rindang, paling hanya butuh waktu satu tahun-an, klo sudah agak besar, ranting yang bwah di potong, jadinya pohon seperti payung bentuknya, sejuk sekali, jangan lupa, setelah pohon besar, iringi menanm pohon lain yang lebih menghasilken…

    Iya, sekarang pohon ceri sudah mulai membesar. Terima kasih atas sarannya beberapa waktu yang lampau

    Balas
  • 3. irina  |  November 18, 2010 pukul 9:21 am

    Hello,
    Salam kenal
    Saya Irina dari Surabaya. Saya secara tidak sengaja menemukan blog anda :) dan merasa beruntung karena anda mempostingkan tanaman ceri.
    Tolong tanya ya, apakah pohon ceri biasa dijual tukang2 tanaman atau hanya ada di nursery?
    Karena saya sungguh berminat menambah tanaman di taman belakang dan depan, supaya lebih rimbun lagi.
    Apakah buahnya juga bisa dimakan? buahnya apa seperti buah2 ceri yang dijual supaermarket?
    Terima kasih atas bantuan anda.
    Salam untuk keluarga anda.

    Irina


    Pohon ceri memang agak susah menemukannya di tempat jualan tanaman. Dulu pernah berburu tanaman ceri, dan berhasil dapat di sedikit tempat saja di Bogor. Waktu saya tanam, justru mati. Sampai akhirnya ada tetangga yang memberikan tiga pohon ceri yang saya tanam di sore hari. Berdasarkan pengalaman, tumbuhan akan lebih mudah hidup jika diberi kesempatan untuk beradaptasi dengan lingkungannya terlebih dahulu sebelum langsung terkena sinar matahari. Apalagi ketika tumbuhan itu tumbuh sendirian.

    Biasanya sih pohon ceri tumbuh di sembarang tempat, seperti di pinggir sungai, di selokan, atau lainnya. Pertumbuhan pohon ceri sangat cepat sekali. Kurang dari satu tahun, tumbuhan yang saya tanam sudah setinggi tiga meter. Cocok untuk meneduhkan rumah dalam waktu yang relatif singkat. Buahnya bisa dimakan, tetapi saya kurang tahu kalau itu dijual di supermarket?

    Terima kasih telah berkunjung.

    Balas
    • 4. irina  |  November 21, 2010 pukul 5:06 pm

      Terima kasih sudah menjawab pertanyaan saya.
      Ternyata pohon ceri yang anda maksud di surabaya dikenal sebagai pohon keres dan tidak sama dg yang dijual di suparmarket.
      Tapi saya tetap akan mencari supaya bisa saya tanam sebagai penyejuk dihalaman. Surabaya panas sekali :)

      Terima kasih sekali lagi.
      Irina

      Iya, ada beberapa nama untuk pohon ceri ini. Ada yang bilang ceri, kersen, keres, dll. Semoga cepat dapat deh pohonnya dan rumahnya bisa teduh…

  • 5. irina  |  Januari 16, 2011 pukul 7:23 am

    Hello Pak,

    Saya cuman mau berbagi cerita ke Bapak saja. Saya sekarang punya 3 pohon ceri yang tumbuh sendiri ketika sebulan terakhir di kota Sby hujan terus menerus.
    Setelah saya konfirmasi dg mbok2 penjual buah di pasar, benar itu pohon ceri.
    Saya biarkan tumbuh terus sampai kira2 25 cm tingginya, baru saya pindah ke tempat yang saya mau.
    Tidak perlu ada penanganan khusus dan apa perlu disiram banyak air?

    Terima kasih,
    Salam,
    Irina

    Dear Bu Irina,
    berdasarkan pengalaman, untuk pemindahan ceri sebaiknya dilakukan sore hari karena tumbuhan ini butuh adaptasi dengan lingkungannya. Beberapa kali memindahkan saat siang hari, pohon ceri langsung mati.
    Sebelum melakukan pemindahan :
    – gemburkan tanah terlebih dahulu agar air bisa meresap ke tanah,
    – pupuk dengan kotoran kambing atau sapi.
    Setelah ditanam, disirami pagi dan sore. Sebaiknya dikasih bambu atau kayu untuk membuat pohon ceri berdiri tegak dan supaya tidak terinjak-injak anak kecil yang bermain.
    Kalau berhasil tumbuh, dalam waktu kurang dari setahun pohon ceri dapat tumbuh sampai 3 meter. Selamat menanam pohon ceri.

    Balas
  • 6. Efendi  |  Juni 6, 2011 pukul 10:27 pm

    kalo phon ceri di cangkok gmna ya???
    persyaratannya apa aja???mhon info..situ kan ude berpengalaman

    hehe.. kalau pengalaman mencangkok sih belum ada… cuma tanam langsung dari tanaman yang ada.

    Balas
  • 7. yudi andrian  |  Agustus 6, 2011 pukul 12:36 pm

    apakah akarnya dapat merusak bangunan??

    Sepertinya iya karena saya sering lihat pohon ceri dapat tumbuh di antara bebatuan, di sela-sela pagar tembok…

    Balas
  • 8. Dede  |  Maret 25, 2012 pukul 4:34 pm

    kira-kira pohon cery itu usianya sampai berapa tahun ya,,,?!! Apa seperti pohon beringin? yang sampai ratusan tahun!?

    wah kalau ini, saya tidak tahu… pohon cerinya juga sudah saya tebang beberapa waktu lalu karena daun yang rontok cukup banyak. rencananya mau saya tanam pohon yang lain…

    Balas
  • 9. rizalehoand  |  Oktober 10, 2012 pukul 3:20 pm

    mkasih bgt buat postingan nya. Pantes aja 3 phon ceri yg slma ini sya tanam mati dgn cepat.

    Iya, padahal jenis pohon ini gampang tumbuh di mana saja, tetapi ternyata pohon juga harus dipahami…

    Balas
  • 10. faizal  |  November 8, 2012 pukul 11:10 am

    mas info donk yg jual pohon kersen di daerah ciledug tangerang, trims.

    Saya juga dapatnya dari tetangga. Cuma biasanya toko tanaman di pinggir jalan suka jualan juga…

    Balas
  • 11. Zulvan  |  Maret 5, 2013 pukul 6:37 pm

    terima kasih untuk informasinya saya
    sudah dapat pohon ceri di paret
    saya menanamnya di depan rumah ada 4

    Balas
  • 12. Vian  |  Agustus 9, 2013 pukul 9:26 pm

    dulu saya menananm pohon ceri setinggi 60 cm pas tak pindah ke pot pas pagi hari kok tiba2 layu mas?

    kalau mau memindahkan ceri kecil sekalian sama akarnya utuh tanpa kepotong gak mas? kalau penanaman pagi hari bagaimana mas?

    Balas
  • 13. dhea fitriana  |  September 25, 2013 pukul 4:57 pm

    Oh jadi gk papa ya
    d tempat tropis
    Gk harus d daerah pergunungan kan pak
    Terimakasih
    Kalok d lampung nyari d mana y pak
    Trus harga 1 pohonya berapa y pak
    trimakasih y pak sekali lagi

    Biasanya ada di pinggir sungai. Kadang malah tumbuh di selokan. Kalau cari, memang agak susah yang jual. Saya dapatnya juga dari tetangga.

    Balas
  • 14. cawaiilingerie  |  November 10, 2013 pukul 10:34 pm

    Mengapa yah di kampung saya, pohon ini tumbuh liar, bahkan di tanah kuning yg tandus.

    Tapi giliran sengaja ditanam, dipupuk, dirawat malah mati?
    Atau harus ditanam dari biji ya?

    Sepertinya tidak harus dari biji, tapi ketika melakukan penanaman pertama harus dibuat lingkungannya nyaman untuk ditempati oleh pohon kersen. Misal dipupuk terlebih dahulu, disiram air, ditanam saat pagi sekali atau saat sore hari, dll

    Balas
  • 15. echo  |  Januari 7, 2014 pukul 7:11 am

    salam kenal… sy baca blog ini dan ingin menanam pohon kersen sbg media utk mengundang burung2. sy mo tanya nih: kira-kira kersen bisa ditanam dengan cara stek atau hanya bisa lewat anakan?? makasih :)

    Saya menanamnya dengan anakan. Kalau dengan stek, saya tidak tahu..

    Balas
  • 16. spectrevers  |  Juli 12, 2014 pukul 3:20 pm

    Semoga lekasi berbuag ya gan ^_^

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Klik !!

  • 103,956 hits

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: