Rumput Gajah Tahap Awal

November 30, 2010 at 1:30 pm 6 komentar

Pakan ternak adalah hal yang utama yang harus disediakan ketika memulai usaha peternakan. Pakan ternak ini akan dikonsumsi setiap hari oleh ternak. Pakan ternak bisa menjadi kendala bagi peternak pemula yang ingin melakukan ternak dalam skala besar. Apalagi pakan ternak hijauan akan sangat tergantung oleh curah hujan dan musim. Jika saat musim hujan, pakan melimpah ruah maka pada saat kemarau pakan ternak akan menipis.

Kendala harus diartikan sebagai tantangan yang harus dihadapi para peternak. Bukan sebagai masalah. Tantangan harus dijawab. Harus ada inovasi agar semua ternak dapat memperoleh makanan saat musim paceklik pakan ternak. Pakan ternak akan tergantung sekali dengan jumlah lahan yang harus disediakan oleh peternak.

Sebagai langkah awal pembangunan peternakan, saya menyiapkan lahan yang akan ditanami rumput gajah dan digunakan sebagai logistik pakan ternak. Tidak begitu luas, tetapi cukup memberikan ransum untuk ternak yang akan dikembangkan berdekatan dengan lahan rumput gajah. Beberapa referensi di internet menyatakan kalau rumput gajah ini dapat mencapai 2-3 meter tingginya. Panen pertama adalah 2 bulan sejak ditanam dan selanjutnya 1 bulan setelah pemotongan. Berat satu rumpun pun bisa mencapai 3-7 kg.

Beberapa hal yang harus dilakukan sebelum melakukan penanaman rumput gajah:

  • penggemburan
  • pemotongan rumput liar
  • pemupukan
  • penanaman stek
  • pengairan yang baik

Beberapa foto rumput gajah pada tahap awal di-upload di web ini.

Gambar 1 – Rumput gajah dalam barisan 50cm x 50cm

Beberapa cara untuk menanam rumput gajah yang saya temukan dari beberapa website adalah sebagai berikut:

  • penanaman dengan jarak baris 80 cm dan jarak antara larik 20 cm, sehingga untuk lahan 1000 m2 adalah 1000 dibagi 0.16 m2 ada 6250 lubang tanam.
  • Penanaman dengan jarak baris 50 cm dan jarak larik 50 cm sehingga untuk lahan 1000m2 adalah 1000 dibagi 0.25 m2 adalah 4000 lubang tanam.

Beberapa referensi menyebutkan kalau 1 lubang tanam dapat ditanami 3 stek batang, walaupun ada juga yang menyebutkan 1 stek batang untuk 1 lubang tanam. Stek batang tersebut ditanam dengan 2 buku tertanam di tanah dan diberi kemiringan 450. Tujuannya adalah agar cepat tumbuh dan mencapai tanah. Beberapa anjuran tersebut sudah diterapkan pada penanaman rumput gajah yang penulis lakukan.

Gambar 2 – Rumput gajah dibuat teratur dalam barisan
Gambar 3 – Rumput gajah

Rumput gajah dengan jarak 50cm antara rumpun yang satu dengan yang lain terlihat pada gambar berikut.

Gambar 4 – Rumput gajah dengan jarak 50cm

Agar rumput gajah tumbuh dengan baik, perlu dilakukan pemupukan pada lahan. Unsur hara yang dikandung pupuk akan menyuburkan tanah kembali. Pada penanaman kali ini, pupuk kandang dari domba atau kambing yang digunakan.

Gambar 5 – Pemberian pupuk

Pada gambar berikut, terlihat jelas kalau tunasnya sudah tumbuh dan berkembang. Sepertinya rumput gajah memang salah satu pakan ternak yang dapat diandalkan. Padahal baru beberapa hari saja ditanam di lahan ini. Alhamdulillah untuk pengairan dilakukan dengan menggunakan hujan. Kebetulan saat penanaman dilakukan pada musim hujan. Semoga curah hujannya mencukupi kebutuhan air yang diperlukan rumput gajah untuk tumbuh. Pada tahap awal ini baru 1200 stek yang ditanam. Sepertinya ke depannya butuh 3000-5000 stek batang lagi yang akan ditanam.

Ada satu jenis rumput lagi yang katanya juga bagus untuk ternak domba, yaitu rumput super odot. Namanya diberikan karena yang menanamnya adalah Mang Odot. Bahasa latinnya kurang tahu persis, tetapi sudah banyak yang mulai membudidayakan jenis rumput ini untuk pakan ternak. Satu stek batang dapat memilih 60 anakan jika ditanam dengan jarak satu meter dengan stek lainnya. Mungkin bisa dicoba juga sebagai pakan ternak selain rumput gajah yang sekarang sudah ditanam.

Silahkan kunjungi tokoternak.wordpress.com untuk informasi lebih lanjut tentang ternak.

About these ads

Entry filed under: Sapi. Tags: , , , , , , , .

Letusan Merapi Rumput Gajah Setelah 19 Hari Penanaman

6 Komentar Add your own

  • 1. Sebulan Setelah Rumput Gajah Ditanam « My Journey  |  Desember 13, 2010 pukul 3:46 pm

    [...] Tak terasa sudah sebulan lamanya. Rumput gajah sudah mulai meninggi bahkan sudah mencapai tinggi lebih dari 80 cm. Di antaranya sudah mencapai 1 meter. Batangnya pun terlihat putih dan besar. Melihat perkembangannya yang cukup pesat, wajarlah para peternak memilihnya sebagai pakan untuk ternak mereka.  Sebelumnya saya telah mengulas rumput gajah pada tulisan Rumput Gajah Setelah 19 Hari Penanaman dan Rumput Gajah Tahap Awal. [...]

    Balas
  • 2. pasiripis  |  November 11, 2011 pukul 4:35 pm

    mantafff , lanjut pak..bagaimana dengan ternaknya>>..?? diulas nggak pak??

    tunggu edisi selanjutnya…

    Balas
  • 4. Mukti Ali  |  September 9, 2012 pukul 11:00 am

    MANTAAT PAK ULASANNYA BAGUS, TAPI RUMPUT ITU ADA YANG JUAL KAH BIBITNYA MISALNYA DI TOKO-TOKO PETERNAKAN ATAU SAYA BISA CARI DIMANA YA. THANKS

    Ada yang jual kok. Saya melakukan pembelian setelah cek di internet…

    Balas
  • 5. gyto  |  Desember 29, 2012 pukul 9:25 pm

    makasih pak tipsnya..
    perawatan rumputnya bisa dijelasin nggak..??

    Rumput dirawat seperti biasa. Dipupuk dengan pupuk kandang. Yang terpenting adalah cahaya matahari harus full. Rumput harus ditanam di tanah yang terbuka agar dapat berkembang dengan baik. Untuk case ini, saya coba tanam di dua tempat yang berbeda,
    – di tempat yang tertutup pohon bambu
    – di tempat yang terbuka
    Untuk tempat yang terbuka, pertumbuhannya bagus sekali walaupun tidak dipupuk.

    Balas
  • 6. Batam, KEPRI  |  April 24, 2014 pukul 5:47 pm

    Dear my journey, saya akan usaha budidaya rumput gajah untuk mendukung usaha ternak sapi (penggemukan) mohon info tempat yg jual bibit rumput gajah, kalau ada di daerah lampung (alamat lengkap dan contact personnya, terima kasih

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Klik !!

  • 104,460 hits

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: