Selamat Tinggal Rover-ku
Desember 6, 2011 at 4:26 pm 1 komentar
Pahit manis sudah saya jalani bersama Kijang Grand Rover keluaran tahun 96. Banyak kenangan indah saya alami selama menggunakan Rover sebagai salah satu mode transportasi saya ketika sedang bersama keluarga. Walaupun tidak digunakan setiap hari ke kantor saya di Jakarta, Kijang Rover ini telah digunakan ke Cilegon, Merak dan menjelajah jalur pantura menuju Yogyakarta dan Magelang. Jakarta, Cikarang, Tangerang sudah tidak asing lagi karena sering dikunjungi. Beberapa kerabat memang tinggal di lokasi tersebut.
Mobil tersebut sudah digunakan untuk berbagai keperluan baik yang sifatnya pribadi maupun bisnis. Mobil adalah sarana transportasi yang memerlukan perhatian lebih terutama dalam hal perawatannya. Jika ada komponen yang rusak, perbaikannya memerlukan biaya yang lebih mahal. Padahal untuk spare part Toyota yang notabene spare partnya lumayan murah di pasaran.
Mobil Rover pun telah berpindah tangan dari kepemilikan orang Bogor ke orang Sukabumi. Setelah transaksi yang memuaskan, akhirnya Rover dilepas. Tak ada kata yang bisa melukiskan ketika sadar bahwa mobil ini tidak akan pernah menghiasi car port rumah lagi. Kini kosong dan sepi yang menghiasi car port rumah.
Sayang, ada pertemuan pasti ada perpisahan. Tidak ada yang abadi di dunia yang fana ini. Tiga tahun lebih perjalanan ini harus diakhiri dengan perpisahan. Perpisahan yang manis. Perpisahan dengan seribu kenangan. Sudah ikhlas hati ini melepasmu walaupun bekas kehadiranmu tidak tergantikan dengan yang lain. Selamat jalan Kijang Rover…
Entry filed under: My Car. Tags: .
1 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1. gyannara | Maret 16, 2012 pada 10:52 am
Saatnya berganti ke range Rover, biar kenangan rover tetap membekas
Asal jangan range Rover tempo doeloe…