Harga Sebuah Petualangan

Suasana kereta ekonomi yang gaduh ternyata cukup menyenangkan jika dinikmati. Kereta ekonomi Bogor – Tanah Abang yang berangkat dari stasiun Bogor memang tidak terlalu sesak pada saat awal berangkat. Keadaan ini berubah total ketika kereta mulai memasuki stasiun Cilebut, penumpang mulai berebut naik ke dalam kereta. Hiruk pikuk penumpang mulai menghinggapi kereta ekonomi. Beberapa penumpang ekonomi yang sudah saling mengenal mulai mengobrol satu sama lain. Rata-rata mereka saling mengenal karena menaiki kereta yang sama di gerbong yang sama.

Kereta Rel Listrik (KRL) ekonomi di Indonesia melambangkan kesemrawutan. Ada penumpang yang tetap duduk di emperan kereta walaupun penumpang yang berdiri sudah kepayahan menahan badan supaya tidak menggangu yang duduk. Ada penumpang yang naik ke atas gerbong kereta api dan menikmati terjangan angin pagi. Ada penumpang yang sudah duduk di kursi kereta tertidur dan tidak peduli kalau ada manula, ibu-ibu dengan balita berada di depannya. Ada penumpang yang turun tidak sinkron dengan yang naik sehingga akhirnya terlibat perselisihan mulut. Ada penumpang yang berdiri di pintu kereta saat berhenti di stasiun dan menghalangi penumpang yang turun. Ada penumpang yang berprofesi sebagai pencopet. Ada penumpang yang teledor saat turun dan naik sehingga berpotensi mengalami kecelakaan.

Mungkin butuh solusi yang dapat mengatasi masalah perkeretaapian di Indonesia. Apakah Anda punya usul untuk permasalahan pelik ini ? Ini masalah disiplin dan tidak disiplinnya penumpang dan juga mekanisme sistem yang berjalan pada mode transportasi kereta api.

2 thoughts on “Harga Sebuah Petualangan

  1. Seharusnya untuk mengurangi kepadatan KRL ekonomi, Ente yang notabene ” sanggup ” untuk Naik KRL express pindah ke KRL tersebut.

    1. Mungkin ada kelembaman untuk pindah ke tempat yang lebih nyaman untuk saat ini. Masih ada target yang harus ane kejar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s