Kepayahan di Kereta Sore dan Pagi (2)

Kena lagi deh.. Baru Kamis kemarin (15/10) terjadi gangguan sinyal Pasar Minggu – Manggarai. Kamis berikutnya (22/10) terjadi gangguan sinyal kembali dan lebih parah jangkauannya, Manggarai – UI. Artinya ada 10 stasiun yang harus dilewati sebelum bisa masuk ke stasiun yang berjalan normal. Rutenya adalah Manggarai – Tebet – Cawang – Duren Kalibata – Pasar Minggu Baru – Pasar Minggu – Tanjung Barat – Lenteng Agung – Universitas Pancasila (UP) – Universitas Indonesia. Ternyata benar, hampir 1 jam terjebak di Manggarai. Alhamdulillah, kereta tidak penuh sekali seperti pada Kamis pekan yang lalu. Diambil hikmahnya saja, dengan berdiri, kuda-kuda saya bisa semakin kokoh dan juga pengurusan badan berlangsung secara alamiah.

Kereta Rel Listrik memang dapat diandalkan ketika tidak ada mogok karena kerusakan pensinyalan, tabrakan antar kereta, mogok kereta yang tak terawat, tapi begitu ada masalah dan terjadi pada perlintasan kereta, bersiaplah untuk menikmati suasana kereta. Dari semua moda transportasi sepertinya kereta merupakan yang tercepat. Sayang kalau harus ternodai dengan kerusakan-kerusakan.

Jumat pagi (23/10) seperti biasa saya beli tiket kereta ekonomi. Jam 7 ada beberapa kereta yang berangkat, yaitu pakuan ekspress (Bogor – Jakarta kota) jam 7 pas, ekonomi jam 7 lebih dikit (Bogor – Jakarta Kota), kereta ekspress 7.17 (Bogor – Jakarta Kota), dan ekonomi 7.20 (Bogor – Tanah Abang). Saya memilih kereta terakhir karena tujuan saya adalah sebelum Tanah Abang. Awal kesengsaraan sepertinya dimulai dengan dibatalkannya kereta ekonomi menuju Jakarta Kota. Penumpangnya langsung berhamburan menuju kereta 527. Dalam sekejap kereta yang awalnya sepi menjadi penuh sesak. Wah, kena lagi deh… Cilebut, Bojong Gede dan Citayam menambah sempurna suasana kereta. Nikmatnya naik kereta ekonomi. Berbaur dengan masyarakat yang mencoba mengais sedikit rezeki di kota besar seperti Jakarta.

Perjalanan kereta cukup lancar sampai Tanjung Barat dan mulai berhenti total ketika akan memasuki Pasar Minggu. Kejadian berulang pada Jumat pagi ini. Ternyata pensinyalan Pasar Minggu – Manggarai yang masih rusak. Parah juga nih. Akhirnya setelah terseok-seok berjalan menuju Pasar Minggu, kereta 527 ini mendapat jatah menikmati lintasan rel Pasar Minggu – Manggarai. Sepertinya kerusakan pensinyalan pada Kamis Jumat sudah menjadi rutinitas karena terjadi 2 minggu berturut-turut.

Semoga pekan depan tidak terjadi kerusakan pensinyalan pada kereta lagi. Kasian ribuan orang harus berbingung ria di dalam kereta dan terlambat berkumpul dengan keluarga pada saat pulang ataupun terlambat masuk kantor pada saat pagi hari. Terdengar obrolan di kereta antara penumpang dan rekannya yang sudah sampai kantor yang mengungkapkan kalau penumpang ini agak ketakutan karena terlambat masuk kantor. Bingung cari alasan. Pusing juga nih.

Apakah kereta rel listrik masih dapat diandalkan ke depannya ataukah harus beralih ke moda transportasi yang lain ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s