Ayu Tenan…

Liburan di desa menjelang akhir Desember ini cukup mengesankan. Di samping perjalanan yang cukup meletihkan, ada beberapa target yang harus dijalankan. Pertama adalah kandang sapi yang harus selesai menjelang kedatangan saya. Yang kedua adalah pembelian sapi untuk mengisi kandang tersebut. Tidak ada agenda jalan-jalan dalam acara melancong kali ini.

Agenda pertama yaitu pembuatan kandang sapi yang ternyata meleset dari waktu yang telah dijadwalkan. Too bad, sepertinya sampai saya pulang pun kandang sapi belum selesai. Pengecoran lantai ternyata memakan waktu sampai hari Senin.

Agenda kedua yaitu pembelian sapi pun ternyata bentrok dengan penanggalan adat Jawa. Janggal juga sapi harus dibeli pada Senin Kliwon. Cuma karena saya sudah datang sejak hari Rabu dan harus pulang hari Minggu, akhirnya saya mendesak pembelian secepatnya.

Proses Pembelian Sapi

Ketika mobil menapakkan roda di kota tujuan, pasar hewan sudah tutup dan para pedagang sudah memulangkan ternak. Terpaksa hari itu, tidak ada acara melihat-lihat sapi. Ketika senja datang dan malam menyelimuti desa, Rabu malam (23/12), saya ketemu dengan beberapa orang yang merupakan peternak juga di desa. Dari obrolan tersebut, terurai beberapa hal yang akan dilakukan esok hari. Salah satunya adalah mengunjungi pedagang (bakul) sapi yang menyediakan sapi bunting atau indukan berkualitas.

Pada hari Kamis (24/12), peternak sapi mengantar ke tempat bakul sapi yang berada di kota tetangga. Kebetulan daerah tersebut merupakan tempat grup-grup ternak.  Sesampainya di tempat pedagang sapi tersebut, ada beberapa ternak yang dijual di situ. Ada beberapa sapi Simmental, PO dan Limousine. Sapi Simmental ada 4 ekor, dengan 1 sapi bunting dan 3 sapi betina. Harga sapi pun bervariasi dari 8 Juta, 11 juta, sampai 15,5 juta. Untuk harga sapi yang 11 juta dan 15,5 juta, bentuk sapi memang cukup elok. Ukurannya panjang dan tinggi. Sayang keduanya belum bunting. Jadi masih harus menunggu beberapa bulan untuk melakukan inseminasi buatan (IB). Ada juga sapi PO yang berharga 9,5 juta untuk sapi yang sudah bunting, tetapi kecenderungan awal adalah untuk memilih sapi selain PO. Akhirnya pilihan jatuh pada seekor sapi yang sudah bunting 5 bulan dan sapi tersebut adalah Simmental. Gambar berikut memperlihatkan sapi Simmental tersebut.

Sapi dari samping (1)
Sapi tampak samping (2)
Sapi tampak samping (3)

Bagus kan ? Coba perhatikan tulang-tulang iga yang membentuk bodi sapi ini. Kokoh. Cuma sampai sekarang saya belum tahu bobot sapi ini sesungguhnya berapa ? Ada beberapa metode untuk melakukan estimasi bobot, tetapi belum dapat cara yang tepat untuk menentukan bobot sapi yang terbaik. Pembelian timbangan belum masuk budget pengembangan usaha.

Sapi Dikirim

Pembayaran sapi dilakukan pada hari Jumat pagi setelah harga telah disepakati pada hari Kamis pagi. Selesai pembayaran, sapi dijanjikan akan dikirim pada Jumat siang setelah pedagang sapi pulang dari Pasar. Maklum hari itu adalah Jumat Pahing bertepatan dengan hari pasaran, jadi pembayaran pun dilakukan dengan istri pedagang. Jumat siang pun, sapi dikirim dengan mobil pick up.

Sapi tampak depan
Sapi tampak samping (4)

Terhitung akhir Desember ini, jika lancar, anak sapi (pedet) mungkin akan lahir dalam 4-5 bulan ke depan. Semoga lancar dan tidak ada masalah. Maklum ini adalah sapi perdana buat saya yang akan dikembangbiakan di desa.

Siapa tahu mimpi ini terus berlanjut ?

4 thoughts on “Ayu Tenan…

  1. Bos kenapa dio sensor wajah sapinya..? tapi itu bukan jenis simental asli, kemungkinan itu adalah jesis sapi PO yang di IB dengan bibit simental….. BTWharga berapa bos..?

  2. Wajah sapinya ayu tenan, makanya disensor.
    Sepertinya memang bukan simmental murni, tapi SIMPO. Anaknya yang mungkin akan dominan Simmentalnya. Harga belinya lebih dari 10 juta Bos…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s