Tips Jual Beli di Internet

Beberapa waktu yang lalu, saya terpaksa menjual beberapa barang pribadi saya karena ada suatu keperluan mendesak. Awalnya bingung juga cara mengiklankan barang yang akan saya jual. Ada beberapa cara yang terpikir. Pertama, penjualan via teman-teman terdekat maupun kerabat. Kedua, penjualan via iklan-iklan yang akan ditempel di dinding-dinding, tiang listrik, dll. Ketiga, adalah penjualan ke toko-toko yang menerima barang bekas. Keempat, penjualan via internet.

Alternatif pertama saya jalankan dengan menjual via kerabat ataupun teman dengan menawarkan ke mereka satu per satu. Ada beberapa yang menawar barang yang saya jual, tapi sayangnya penawaran terlalu rendah (untuk tidak mengatakan penawaran sadis). Akhirnya jual beli tidak terjadi karena ada gap yang besar antara harga jual dan harga beli. Bisa tekor nih kalau jualan mengikuti harga pembeli seperti ini. Ini adalah penjualan sederhana yang cukup konvensional. Siapa pun bisa melakukan ini dengan mudah. Jika penjual memiliki banyak kenalan, maka barang akan terjual dengan cepat dan mendapatkan hasil yang menguntungkan. Sayangnya tidak semua orang yang saya kenal mau membeli barang yang saya tawarkan. Inilah keterbatasan yang terjadi pada metode jual beli konvensional ini.  Maklum bukan pedangang palugada (apa lu mau gua ada).

Alternatif kedua ini hampir saya lakukan, tetapi tidak jadi mengingat biaya yang lumayan besar. Selain itu, ada tenaga yang terbuang untuk menyebarkan dan menempel brosur di tiang-tiang listrik. Cara ini cukup mengganggu kenyamanan umum dan keindahan kota karena mengotori ruang publik. Sebenarnya cara ini cukup efektif jika brosur yang ditempel diletakkan di tempat yang strategis. Maksud strategis di sini adalah ditempatkan sesuai dengan lingkungan tempat penempelan. Misalnya jika jualan komputer ya harus ditempatkan di lingkungan pendidikan seperti kampus, sekolah, tempat-tempat kursus, stasiun kereta tempat mahasiswa kumpul, kantin tempat nongkrong anak muda, warnet, dan sebagainya. Jangan menempatkan brosur tidak pada tempatnya. Nanti yang terjadi malah rugi dana dan waktu untuk penyebaran pamflet.

Alternatif ketiga adalah penjualan ke toko-toko penampungan. Ini juga merupakan metode konvensional yang biasa digunakan. Metode ini sangat efektif, tetapi kerugiannya adalah harga jual bisa langsung turun drastis atau di bawah harga pasar. Kadang malah bisa rendah sekali. Biasanya toko-toko pedagang ini memiliki kalkulasi bisnis atas setiap barang yang mereka lihat. Mereka rata-rata memiliki cukup pengalaman dalam menentukan estimasi harga barang yang tepat. Harga bisa rendah sekali ataupun bisa juga agak tinggi.  Kalau permintaan pasar cukup tinggi terhadap barang yang kita jual. Biasanya para pedagang dapat menawar dengan harga tinggi. Ini jelas menguntungkan kita, tetapi harus diingat kalau harga tersebut masih di bawah harga pasar. Maklum penjualan dilakukan ke pedagang juga.

Alternatif keempat adalah penjualan barang via internet. Sejak booming-nya internet sejak tahun 1990-an, banyak orang mulai menyadari pentingnya mengetahui seluk beluk internet dan menggunakannya secara tepat. Internet mulai merambah ke denyut nadi setiap orang dan tak terkecuali para pedagang. Masing-masing orang memiliki tujuan tertentu ketika menggunakan internet. Generasi baru di dunia maya pun lahir dan menjadikan penjualan via internet sebagai satu alternatif baru. Banyak hal yang menguntungkan dari penggunaan internet sebagai media iklan bagi pedagang, yaitu :

  • waktu yang digunakan cukup singkat dalam pembuatan promosi barang,
  • cost bisa lebih murah,
  • bisa membuat satu jaringan perdagangan yang baru,
  • hilangnya batasan waktu dan tempat sehingga mempermudah promosi jarak jauh,
  • semua orang bisa melihat iklan atau promosi barang yang kita tawarkan,

Melihat alasan-alasan di atas, akhirnya alternatif keempat inilah yang saya pilih untuk menjual barang-barang pribadi saya. Hasilnya luar biasa. Harga jual tinggi, waktu penjualan cepat, cost lebih sedikit.

Beberapa Tips Jualan Barang Bekas di Internet

Setelah membeberkan bagaimana metode penjualan retail barang, saya akan coba berbagi pengalaman mengenai bagaimana Tips Jual Beli di internet. Berikut adalah tips penjualan :

  • harga jual yang ditawarkan harus menarik. Artinya pilihlah harga setelah melihat penurunan kualitas, penampilan dan juga umur perangkat. Mengingat barang yang tidak baru lagi. Harga yang ditawarkan haruslah dibuat menarik. Buatlah harga tersebut cocok dengan kondisi barang yang ditawarkan. Kalau terlalu murah, calon pembeli akan curiga sedangkan harga terlalu tinggi pun membuat calon pembeli ogah menawar.
  • Foto yang ditampilkan memperlihatkan kondisi barang yang sebenarnya. Ini yang akan menentukan harga tawar dari calon pembeli. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat foto adalah buatlah foto yang cerah dan dari beberapa sudut pandang. Jika foto dapat merepresentasikan kondisi barang sebenarnya, maka kekecewaan calon pembeli atas kondisi barang saat datang ke lokasi penjualan tak akan terjadi.
  • Gambarkan kondisi barang dengan kata-kata. Dengan kata-kata yang menarik, tapi tidak membohongi calon pembeli. Misalnya barang seperti handphone, maka kondisi HP yang mulus atau baret-baret akan sangat mempengaruhi harga jual.
  • Tuliskan spesifikasi dengan singkat, tapi jelas. Contohnya penjualan komputer bekas, maka tuliskan merk dan tipe motherboard, merk CPU dan clocknya, kapasitas RAM, kapasitas hard disk dan kecepatannya. Spesifikasi inilah yang dapat dijadikan acuan menentukan harga komputer.
  • Cari referensi harga dari internet tentang barang yang kita jual.  Biasanya di internet sudah ada orang yang menjual barang yang sama dengan yang akan kita tawarkan. Dengan melihat iklan mereka, kita dapat memperkirakan harga yang tepat untuk barang kita. Ini juga terkait item pertama tentang harga yang menarik. Usahakan kompetitif.
  • Buat tag atau keyword yang sesuai. Biasanya calon pembeli akan menuliskan kata-kata yang spesifik atas barang yang dicari. Jika penggunaan kata-kata tersebut tepat, maka mesin pencarian seperti google akan mengarahkan pada iklan kita di internet.
  • Masukkan iklan ke dalam kategori yang tepat. Jika kita tidak mempunyai website khusus untuk menjual barang, maka terpaksa menggunakan media iklan gratis yang ada di internet. Cari website dengan jumlah pengunjung dan pengiklan yang banyak. Dengan kondisi seperti ini, semakin mudah barang yang diiklankan diakses para pencari barang. Hal ini yang telah saya lakukan dan ternyata sangat efektif dari segi penjualan dan harga. Yang cukup penting diingat adalah kategori apa yang sesuai dengan barang yang akan diiklankan. Dengan penentuan kategori yang tepat memudahkan para calon pembeli mengakses iklan kita.
  • Pasang iklan pada banyak tempat. Sebagaimana pamflet atau brosur, seorang penjual harus mempromosikan barang pada setiap tempat yang memiliki peluang penjualan. Pasanglah sebanyak-banyaknya.
  • Bangunlah reputasi yang bagus dalam hal penjualan. Reputasi akan membuat kita dikenal sebagai penjual yang mementingkan kepuasan pelanggan. Setiap pelanggan yang puas akan merekomendasikan kita ke pelanggan yang lain.

Beberapa Tips Pembelian Barang Bekas di Internet

Setelah melihat tips penjualan, tidak ada salahnya melihat tips pembelian :

  • Perhatikan baik-baik detail kalimat yang digunakan penjual. Tidak semua pedagang jujur. Jadi ada kalimat-kalimat ambigu multi interpretasi yang mungkin digunakan oleh penjual. Penerjemahan oleh kedua pihak bisa berbeda.
  • Tanyalah lebih detail tentang kondisi barang via telepon ataupun SMS jika jarak penjual pembeli terlalu jauh. Jika gambaran yang diberikan sudah Ok, maka bisa berlanjut ke tahap berikutnya.
  • Jika jarak dekat, datanglah secara langsung untuk melihat kondisi barang. Jika jarak agak jauh dan masih kurang yakin dengan kondisi barang, maka mintalah penjual memfoto dari beberapa sudut pandang lagi.
  • Negosiasi harga juga biasanya cukup alot. Tengoklah harga barang yang sejenis. Apakah masih masuk harga pasar atau tidak ? Biasanya penjual akan menahan barangnya di atas atau sama dengan harga pasar jika kondisi barang benar-benar bagus. Harga di bawah pasar kadang mencurigakan, tapi kadang juga disebabkan oleh orang yang Butuh Uang alias BU. Amati saja kondisi penjual juga. Lumayan kan dapat barang bagus dengan harga miring. Biasanya saya melakukan negosiasi dengan SMS atau via telepon. Deal di media telekomunikasi karena kalau datang langsung malah rugi di ongkos. Modalnya adalah kepercayaan kepada penjual.
  • Jika harga sudah deal, maka masuk transaksi pembayaran. Untuk orang yang dapat melihat barang secara langsung, pembayaran dapat dilakukan dengan tunai, tapi untuk orang yang berjauhan, terpaksa pembelian dilakukan dengan transaksi transfer uang. Hal inilah yang membutuhkan kejelian pembeli untuk melihat reputasi penjual. Apakah penjual dapat dipercaya ? Jika ya, lanjutkan transaksi. Ada juga kejanggalan dalam transaksi jarak jauh, seperti jika ada pembeli menginginkan barang dikirim terlebih dahulu, baru dibayar. Umumnya penjual tidak mengetahui kondisi pembeli sehingga rentan sekali penjual tertipu jika melakukan hal ini.
  • Mintalah garansi pembelian walaupun hanya beberapa hari saja. Garansi bisa berlaku seminggu, dua minggu ataupun sebulan tergantung kesepakatan dua belah pihak. Hati-hati juga karena yang diperjualbelikan adalah barang-barang bekas.

Beberapa Pengalaman dalam Jual Beli via Promosi Internet

Selama ini biasanya jual beli yang saya lakukan adalah pembayaran tunai di tempat. Beberapa barang yang berhasil saya jual seperti link ini dan ini. Setelah saya promosikan dalam iklan Internet, biasanya ada orang yang menghubungi saya untuk menawar harga via sms maupun Internet. Setelah nego dan deal, saya akan tanya alamat pembeli. Jika dekat, maka barang akan diantar langsung. Ada beberapa juga yang melakukan pembelian di rumah tinggal orang tua sehingga tidak membutuhkan cost pengantaran. Ingatlah untuk melakukan deal terlebih dahulu dengan kondisi-kondisi atau syarat-syarat tertentu yang telah disepakati. Jika belum deal, barang sudah diantar, ada kemungkinan terjadi tawar menawar lagi di tempat jual beli. Beberapa kondisi seperti ini mungkin terjadi.

Sudah ada beberapa barang yang saya jual, seperti PC desktop (motherboard, CPU, RAM, hard disk), LCD 17”, Sound System, HP Nokia E71,. Selain itu, pernah diminta untuk melakukan supervisory pada iklan penjualan mobil Suzuki Carry. Alhamdulillah, semua laku dengan harga yang memuaskan.

Gambar 1 - Komputer Bekas
Gambar 2 - LCD 17"

Ada juga beberapa barang yang akhirnya tidak saya jual karena ada syarat-syarat yang cukup merugikan saya sebagai penjual dan akhirnya saya batalkan proses jual belinya. Finally, cobalah untuk berdagang via internet, siapa tahu Anda beruntung ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s