Bertukar Moda Transportasi

Jumat malam (07/05), adik saya sms dan berencana meminjam mobil Kijang Rover untuk dipakai ke Depok pada Sabtu pagi. Melihat jadwal pekan ini yang tidak memerlukan mobil sebagai alat transportasi, akhirnya saya bersedia meminjamkan mobil dengan catatan bensin ditanggung sendiri. Saya lihat mobil agak berdebu. Maklum mobil ini hanya digunakan saat dipakai pada akhir pekan, sedangkan pada hari biasa saya terbiasa untuk berjalan kaki dan naik angkutan umum.

Pada Sabtu pagi, mobil pun dipinjam dan ternyata adik saya meninggalkan Honda Beat-nya. Akhirnya terjadi perubahan moda transportasi.  Dari mobil ke motor. Kebetulan istri sedang belajar motor dan sudah dimulai sejak Desember 2009 ketika pulang kampung ke Magelang. Berhubung sampai sekarang masih belum ada motor di rumah, belajar motor pun sempat terhenti. Istri sepertinya antusias untuk mencoba motor matic Honda Beat untuk berkeliling perumahan. Ketika saya lihat jarum indikator bahan bakar, terlihat kalau jarum penunjukan sudah menunjukkan E(mpty). Pagi itu saya terpaksa membeli bensin di pom bensin, padahal badan masih pegal linu sisa perjalanan ke Yogyakarta. Kalau siang, udara di jalan besar kota Bogor sudah mulai terpolusi dengan mobil-mobil dari kota sebelah. Setelah beli bensin 10ribu Rupiah, motor pun kembali melaju ke kompleks perumahan. Di perumahan tersebut, Istri dan anak sibuk jalan-jalan mengitari perumahan. Kadang anak minta saya yang mengemudikan motor karena Istri sedang capek.

Di rumah memang sudah lama tidak ada motor. Sejak motor Honda Vario dijual beberapa tahun silam untuk melunasi BPHTB rumah. Setelah tidak punya motor, biasanya kami sekeluarga jalan kaki ke depan kompleks perumahan ketika hendak pergi jalan-jalan. Kadang-kadang pinjam mobil orang tua ketika akan berbelanja bulanan. Setelah didesak keperluan untuk membeli mobil pada tahun 2008. Akhirnya Kijang Rover menjadi pilihan untuk mengatasi masalah transportasi. Motor dikesampingkan karena pertimbangan pada saat itu, menaiki mobil lebih nyaman ketimbang naik motor. Belakangan ini, mulai terasa agak kesulitan ketika akan kuliner di dekat rumah, parkir mobil cenderung lebih susah karena jalanan sempit untuk diparkir mobil. Terpaksa kalau naik mobil, kuliner harus di tempat yang parkirnya agak lega dan notabene berada lebih jauh lagi. Satu hal lagi adalah ketika akan cukur, biasanya tukang cukur berada di tempat yang tanggung. Tidak terlalu jauh dari rumah, tetapi juga tidak terlalu dekat. Kalau naik angkot terlalu dekat, sedangkan kalau jalan kaki terasa jauh.

Lucu juga mengingat sekarang sudah bisa pakai mobil, tapi malah kebutuhan akan motor malah membesar. Mungkin ini adalah satu alasan sederhana yang dibuat-buat, tapi itulah kenyataan pentingnya motor sebagai salah satu alat transportasi di keluarga kami. Bebek besi seakan menjadi salah satu kebutuhan wajib.

Sepertinya pertukaran moda transportasi ini merupakan simbiosis mutualisme karena sama-sama menguntungkan kedua belah pihak. Di satu pihak, adik senang karena akan menggunakan mobil sebagai alat transportasi dan saya senang karena istri bisa jalan-jalan menggunakan motor. Tambahan lain adalah tetangga-tetangga jadi berpikir kalau saya beli motor padahal motor hanya pinjaman belaka.

Dengan pinjaman motor ini, saya sudah menjelajah ke arah Parung Aleng dan Cijayanti yang sedari dulu belum pernah saya kunjungi. Jalannya cukup bagus dan sepi. Walaupun saya lihat ada sekelompok orang bersepeda motor yang sudah familiar dengan jalan ini dan biasa melintas.

Selain itu, saya juga jadi tahu kalau ada beberapa tanah di sepanjang jalan ke arah Parung Aleng  akan dijual… Berminat ?

One thought on “Bertukar Moda Transportasi

  1. Sepertinya skala prioritas akan motor mulai naik, apakah berminat dengan SX125?

    sedang mencoba Honda Beat adik… excellent style, excellent performance..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s