Selamat Tinggal Rover-ku

Pahit manis sudah saya jalani bersama Kijang Grand Rover keluaran tahun 96. Banyak kenangan indah saya alami selama menggunakan Rover sebagai salah satu mode transportasi saya ketika sedang bersama keluarga. Walaupun tidak digunakan setiap hari ke kantor saya di Jakarta, Kijang Rover ini telah digunakan ke Cilegon, Merak dan menjelajah jalur pantura menuju Yogyakarta dan Magelang. Jakarta, Cikarang, Tangerang  sudah tidak asing lagi karena sering dikunjungi. Beberapa kerabat memang tinggal di lokasi tersebut.

Mobil tersebut sudah digunakan untuk berbagai keperluan baik yang sifatnya pribadi maupun bisnis. Mobil adalah sarana transportasi yang memerlukan perhatian lebih terutama dalam hal perawatannya. Jika ada komponen yang rusak, perbaikannya memerlukan biaya yang lebih mahal. Padahal untuk spare part Toyota yang notabene spare partnya lumayan murah di pasaran.

Mobil Rover pun telah berpindah tangan dari kepemilikan orang Bogor ke orang Sukabumi. Setelah transaksi yang memuaskan, akhirnya Rover dilepas. Tak ada kata yang bisa melukiskan ketika sadar bahwa mobil ini tidak akan pernah menghiasi car port rumah lagi. Kini kosong dan sepi yang menghiasi car port rumah.

Sayang, ada pertemuan pasti ada perpisahan. Tidak ada yang abadi di dunia yang fana ini. Tiga tahun lebih perjalanan ini harus diakhiri dengan perpisahan. Perpisahan yang manis. Perpisahan dengan seribu kenangan. Sudah ikhlas hati ini melepasmu walaupun bekas kehadiranmu tidak tergantikan dengan yang lain.  Selamat jalan Kijang Rover…

One thought on “Selamat Tinggal Rover-ku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s