Budget 2013

Sebentar lagi, tahun 2012 akan berakhir. Berganti dengan tahun baru 2013. Ada orang yang memulai harapan baru di tahun yang baru. Alhamdulillah, setelah pelunasan KPR rumah, mulai ada harapan baru yang bisa dibangun untuk tahun 2013. Akhir 2012 ini dijadikan momen untuk mulai menghitung budget 2013. Tersirat dalam pikiran mengenai apa saja yang harus dianggarkan dan diimplementasikan di tahun depan yang kurang dari 40 hari lagi. Semoga saja bisa lebih baik proses budgeting dan implementasinya.

Langkah pertama untuk proses budgeting adalah pemikiran tentang penentuan arah kebijakan keluarga. Apakah ke arah produktif atau konsumtif? Setelah pemikiran yang berulang, sepertinya sudah saatnya tahun ini adalah tahun memanjakan keluarga. Akhirnya keputusan jatuh bahwa tahun 2013 adalah tahun yang lebih mengarah ke konsumtif, walaupun tidak melupakan jalur produktif. Alokasi dana tahun 2013 ini akan lebih besar ke arah konsumtif setelah pencanangan hidup sederhana untuk 3 tahun, yaitu 2010, 2011 dan 2012. Tahun 2010 – 2012 dicanangkan sebagai tahun usaha. Pada tiga tahun itu, beberapa usaha dijalankan. Tidak semua berakhir manis. Ada untung tipis, untung besar dan rugi besar. Itulah dunia usaha. Tidak ada yang bisa menduga hasilnya walaupun perhitungan di atas kertas adalah untung.

Langkah kedua, saya melakukan survey untuk beberapa barang konsumtif dan produktif. Mulai dari mobil, motor, sepeda, perabot rumah, sampai jenis rekreasi. Maklum untuk budgeting, pengeluaran harus disesuaikan dengan pendapatan. Jika pendapatan kecil, maka pengeluaran tidak boleh melebihi pendapatan tersebut. Konsekuensinya pelanggaran terhadap kaidah ini cukup berat, yaitu hutang. Cukup sudah hutang rumah dan mobil beberapa waktu yang lalu. Sudah saatnya pembelian secara cash walaupun harus menunda kenikmatan. Mungkin ini fasa kenikmatan yang tertunda.

Langkah ketiga, membuat perhitungan pendapatan dan pengeluaran. Setelah mendapat barang apa saja yang akan dibeli maka buatlah list barang tersebut berikut budgetnya. Di kolom yang lain, buatlah pendapatan yang akan diperoleh, termasuk gaji, THR, bonus, uang perjalanan dinas.

Langkah keempat, buatlah prioritas dan penjadwalan. Ini merupakan hal yang penting dalam proses budgeting. Prioritas barang yang akan dibeli. Sebagaimana kebutuhan hidup yang digolongkan ke dalam beberapa kategori primer, sekunder dan tertier. Tentu saja prioritas ini akan berbeda-beda antara orang yang satu dengan yang lain. Tidak masalah. Penjadwalan pun tidak kalah pentingnya karena memberi target untuk dicapai.

Langkah kelima, implementasi. Ini hal yang paling sulit. Kadang ada hal yang tak terduga yang dapat hadir di tengah-tengah perjalanan hidup seseorang sehingga pendapatan yang terkumpul disalurkan ke pos yang lain. Jika kondisi seperti ini, maka proses budgeting tidak berjalan dengan baik. Proses looping akan terjadi untuk revisi apa yang benar-benar bisa diimplementasikan.

Mari memulai hidup dengan perencanaan dan target sehingga masa depan bisa lebih baik. Sudahkah memulai perhitungan budget tahun 2013 ?

One thought on “Budget 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s